Pada dunia listrik, terdapat dua jenis aliran listrik utama yaitu arus searah (DC) dan arus bolak-balik (AC). Arus searah mengalir dalam satu arah dengan tegangan tetap, sedangkan arus bolak-balik mengalir secara bergantian dengan tegangan yang berubah arah secara berkala. Pahami lebih jauh perbedaan dan karakteristik keduanya dalam artikel ini.
Penjelasan dan Jawaban
Aliran listrik dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu aliran listrik searah (DC – Direct Current) dan aliran listrik bolak-balik (AC – Alternating Current).
Aliran Listrik Searah (DC)
Aliran listrik searah (DC) adalah aliran arus listrik yang hanya mengalir dalam satu arah. Ini berarti arus listrik memiliki adanya polaritas, yaitu positif dan negatif. Contoh sumber listrik searah adalah baterai dan aki. Pada aliran listrik searah, kutub positif mengalirkan arus listrik ke kutub negatif dan tidak mengalami perubahan arah secara periodik.
Aliran Listrik Bolak-Balik (AC)
Aliran listrik bolak-balik (AC) adalah aliran arus listrik yang mengalir secara periodik. Arus listrik pada aliran bolak-balik ini mengalami perubahan arah secara teratur dan memiliki frekuensi tertentu. Sumber listrik bolak-balik yang paling umum digunakan adalah listrik dari jaringan PLN. Aliran listrik bolak-balik memiliki keuntungan seperti kemampuan untuk mentransmisikan tenaga listrik dalam jarak jauh dan kemudahan mengubah voltase dengan menggunakan transformator.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa:
- Aliran listrik searah (DC) hanya mengalir dalam satu arah dan tidak mengalami perubahan arah secara periodik. Contoh sumber listrik searah adalah baterai dan aki.
- Aliran listrik bolak-balik (AC) mengalir secara periodik dan mengalami perubahan arah secara teratur. Contoh sumber listrik bolak-balik adalah listrik dari jaringan PLN.
Leave a Reply