Gunung merupakan formasi geologi yang terdiri dari batuan dan tanah tinggi yang memanjang ke atas, membentuk puncak yang menonjol di atas permukaan bumi. Di antara gunung, terdapat dua jenis utama: gunung berapi dan gunung tidak aktif. Gunung berapi adalah gunung yang aktif secara geologis dan masih mengalami letusan atau aktivitas vulkanik. Sedangkan, gunung tidak aktif adalah gunung yang tidak lagi mengalami aktivitas vulkanik selama ribuan tahun.
Penjelasan dan Jawaban
Gunung adalah formasi geografis berupa tanah tinggi yang membangun bagian dari kerak bumi. Biasanya, gunung memiliki puncak berupa dataran tinggi dengan kemiringan curam di sekitarnya.
Gunung dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu gunung berapi dan gunung tidak aktif.
Gunung Berapi
Gunung berapi adalah gunung yang memiliki aktivitas vulkanik atau dapat meletus kapan pun. Aktivitas ini berkaitan dengan adanya magma yang mengalir di dalamnya. Ketika magma naik ke permukaan bumi, terjadi letusan gunung berapi yang dapat mengeluarkan lava, gas, abu, dan material vulkanik lainnya. Contoh gunung berapi terkenal di Indonesia adalah Gunung Merapi dan Gunung Bromo.
Gunung Tidak Aktif
Gunung tidak aktif adalah gunung yang sudah tidak ada aktivitas vulkanik dalam jangka waktu yang lama. Hal ini berarti gunung tersebut tidak memiliki kecendrungan untuk meletus kembali dalam waktu dekat. Meskipun demikian, gunung tidak aktif masih mempertahankan bentuk dan karakteristik geologisnya. Contoh gunung tidak aktif di Indonesia adalah Gunung Tangkuban Perahu dan Gunung Gede-Pangrango.
Kesimpulan
Dalam penjelasan di atas, gunung adalah formasi geografis berupa tanah tinggi yang membangun bagian dari kerak bumi. Gunung dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu gunung berapi dan gunung tidak aktif.
Gunung berapi memiliki aktivitas vulkanik dan dapat meletus kapan pun, sedangkan gunung tidak aktif adalah gunung yang sudah tidak ada aktivitas vulkanik dalam jangka waktu yang lama.
Leave a Reply